Wednesday, April 21, 2010

Kiriman 19



Dan dendang kraton

dengan ukiran abu-abu

Juga barisan cermin bening

Tampak kokoh berdiri

Yang dia tinggi bukan bererti kuat

Rapuh seperti telah dimakan rayap

Yang dia indah bukan bererti sempurna

Lemah seperti kertas yang pasrah tertiup angin lalu jatuh ke tanah

Dan senyum ini...

Hanya bisa menipu mata

Yang bukan bererti hatiku tak boleh berkata-kata...


Kiriman 18



Kepada mentari aku memohon maaf,
Kerana mataku belum terbiasa akan cahaya suci...
Kepada bening embun aku memuja,
Dwai indah angin sejuk musim bunga...
Tapi harapku masih nlsgsa pada hatinya...
Pagi ni masih aku memikirkanmu bidadari...
Aku ingin kau kembalikan hariku,
Aku ingin kau berikan setengah asaku,
Yang sisanya telah mati...
Mati kerana senyummu yang tak aku temukan malam tadi...
Ingin aku ukir senyum itudalam setiap langitku,
Hingga bila nanti semua telah pergi,
Sinarmu tetap terangi jalan sepi...


Kiriman 17




Saat peri kecilku terbangun...

Secerah mentari

Sebening embun,

Sehangat senyum ketika matanya terbuka...

Bangat indah,

Bangat sempurna,

Aku harap ia akan selalu memandangku dengan tatapan itu,

Aku harap ia akan selalu membelaiku dengan jemari lentik sehalus sendu,

Menjagaku sepanjang hari dengan kelembutannya...

Hingga saat aku terlelap dalam malam

Selalu nafasnya temani mimpiku...


Tuesday, April 13, 2010

Lagi Lagi Janji





Omelette - Lagi Lagi Janji

[*]
Saat ku mengingat dirimu
Yang ada ku ingin melupakanmu
Saat ku lupakan dirimu
Yang ada semua harapan darimu

Saat ku percaya dirimu
Yang ada kau ingin pergi tinggalkanku
Saat ku inginkan tawamu
Yang ada hanyalah penderitaanku

[**]
Selalu ku ingat katamu
Selalu inginkan diriku
Tapi entah sampai kapan kita begini

[***]
Lagi lagi cuma janji
Lagi lagi basa basi
Lagi lagi ingkar janji
Jangan bilang cinta lagi

Back to [*][**]

Back to [***] 2x

Lagi lagi.. cuma janji
Lagi lagi.. basa basi
Lagi lagi ingkar janji
Lagi lagi



Monday, April 12, 2010

Kiriman 16



Malamku gelap,

Dengan cahaya lilin di ujung sinarnya...

Malamku senyap,

Dengan Angin di antara hembusannya...

Malamku hengkang,

tapi pagi pun tak kunjung datang...

Malamku hilang,

Begitu juga segala bidadari yang entah telah terbang...


Sunday, April 11, 2010

Kiriman 15



Aku yang sedang berselimut malam

Memandang langit

Mencuba bersandar ke bukit Thur

Indah horizon dengan pantulan cahaya spiral panjang

Juga bintang yang sedang menari di atas singgahsana Poseidon

Juga nyanyian paus biru yang seakan sendu

Sendiri...

Seperti purnama di atas padang rumput tepi bukit

Seperti deru ombak yang menderu bila bias

Yang senyummulah ubat segala gilaku pada kata...



Kiriman 14




Kemayu angin malam dengan cahaya setengah kelam,

Sejak kemaren malam, malamku hitam,

seperti hilang...

Aku terbang...

Aku menghilang...

Melangkah mencari bayang

Aku harap dirimu datang

Bukan hanya bayang

Teman jiwa yang temaram...